Selamat membaca
Renungan
semoga bermanfaat

About Sand

Bahagia menjadi butiran pasir. Kumpulannya bisa menjadi hamparan pasir nan elok. Memancarkan kerlap-kerlip kala matahari menyapanya. Berenang dengan lihai kala air laut menyentuhnya.

Particle

Dunia IT (14) makalah (2) Opini (4) Pemrograman Berbasis Web (2) Puisi (2) Renungan (3)
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Saat Rindu


Saat kau ingat aku ku ingat kau

Saat kau rindu aku juga rasa

Ku tahu kau slalu ingin denganku

Kau tahu ku juga ingin denganmu

-BCL Karena kucinta kau


Orang Tua tanam, Anak petik



Man Yazra’ Yahshud....



Merupakan petuah Arab yang artinya “barang siapa menanam pasti akan memetik (mengetam).” (sumber: http://www.motivasi-islami.com/man-yazra-yahshud/)

Dalam Bahasa Indonesia sering kita dengar peribahasa “Apa yang kamu tabur, itulah yang kamu tuai.” Atau ada juga peribahasa “Apa yang kau tanam, itulah yang akan kau ketam.” Inti dari semua itu adalah sama, bahwa apapun yang kita lakukan saat ini akan ada hasil atau balasannya di kemudian hari.

Perhatikan cerita singkat berikut:

Tahun Baru ISLAM


Kenapa dimulai dari peristiwa hijrah Nabi?

- Karena ada nilai-nilai pada peristiwa itu yang tidak dicantumkan pada peristiwa-peristiwa lain(maulid Nabi, etc).

- Dimulai pada masa pemerintahan Sayidina Umar

- Sedangkan pada masa pemerintahan Rosulullah, penanggalan/tahun yang digunakan berdasarkan peristiwa-peristiwa besar yang terjadi. Ex: Nabi lahir pada tahun Gajah, ada penggunaan tahun pada saat Nabi Hijrah, saat nabi melaksanakan haji, etc(peristiwa-peristiwa besar).

- Nilai-nilai yang terkandung pada peristiwa Hijrah Nabi antara lain:
• kebersamaan(pada saat hijrah tak memandang usia, jenis kelamin, mereka semua bersama-sama)
• perencanaan(sebelum hijrah dipersiapkan segala sesuatunya)
• optimisme
• perjuangan(berusaha sekuat tenaga setelah itu baru berserah diri pada Allah)

- Allah SWT senantiasa menjaga Rosulullah meski pada saat beliau sendiri(Allah mengirim beribu-ribu bala tentara yang kasat mata yakni malaikat)

- Rosullah senantiasa menekankan pada kebersamaan, setiap doa yang dipanjatkan juga selalu untuk umat muslim secara keseluruhan. Beliau tidak mementingka diri sendiri, beliau amat menyayangi umatnya. Tapi kenapa umat muslim termasuk juga diriku sering lupa pada Rosulullah. Sungguh tak adil.

- Aku ingin meneladani sikap Rosulullah, aku ingin beliau tersenyum karena umatnya, aku ingin menjadi umat yang berbakti . ya Rosul aku juga menyayangimu….ijinkan aku Ya Allah untuk bisa bertemu dengannya suatu saat nanti. Amin

-By: Ien-

Me, at


Universitas Negeri Malang

Wind...

"terbiasa untuk saling memberi sapa hangat kala mata terlelap...terbiasa untuk saling memberi sapa semangat kala mata terbuka".
- Rindu -

Me Writing at

Tick - Tack

Wanna Join Me?

Say Some Words...

Template Oleh seo